Pendampingan Anak Stunting Dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Pemanfaatan Sampah Di Kelurahan Liliba
Keywords:
Stunting,, pemanfaatan sampahAbstract
Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan status gizi pada dua orang anak dengan status stunting dan memberdayakan keluarga dalam memanfaatkan sampah sebagai sumber alternatif ekonomi keluarga. Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian makanan tambahan dengan selama 90 hari. Kegiatan melibatkan kader dari Posyandu Melati 10 kelurahan Liliba. Pengukuran antropometri sebelum intervensi PMT dan secara berkala sebulan sekali. Pemberdayaan keluarga dalam memanfaatan sampah sebagai sumber alternatif ekonomi keluarga melalui pemberian peralatan pembuatan kompos. Hasil pengukuran berat bandan terhadap dua orang anak asuh mengalami peningkatan. Tinggi badan pada ke dua anak asuh mengalami kenaikan tinggi badan. Selama program pemberian makanan tambahan, terdapat lenaikan lingkar lengan dari kedua anak tersebut. Tapi kenaikan paling besar terjadi pada anak Inri Banunaek sebesar 1,6 cm. Pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan sampah tidak berjalan (tidak dilaksanakan karena alasan waktu). Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik, terdapat kenaikan ukuran antropometri anak stanting setelah dilakukan intervensi selama 90 hari. Saran, tidak hanya memberikan menu tetapi dilengkapi dengan multivitamin untuk menciptakan kondisi umum anak lebih baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lopo Alekot: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

