Advokasi Dan Pemberdayaan Keluarga Dalam Penyediaan Air Bersih Dan Sanitasi Untuk Menurunkan Angka Stunting Di Kelurahan Oesao Tahun 2025
Keywords:
Penyediaan Air, Sanitasi, Stunting, OesaoAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia. Kabupaten Kupang Provinsi NTT juga mempunyai angka stunting yang masih tinggi. Hasil survey e-PPGBM Tahun 2022, prevalensi stunting pada balita 24,1%. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah advokasi tentang pentingnya penggunaan air bersih, pelatihan tentang pentingnya penggunaan closet leher angsa bagi masyarakat agar terhindar dari penyakit diare kronis, serta advokasi tentang pentingnya memahami tetang gizi buruk dan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah advokasi, sosialisasi, pelatihan dan pemberian bantuan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 1-2 Oktober 2025 bertempat di Kantor Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur. Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah pengumpulan data keluarga stunting, kader dan pendamping keluarga; pelatihan dan advokasi bagi kader dan pendamping keluarga; paparan materi tentang hubungan air bersih, sanitasi dan penyebab stunting pada anak balita oleh nara sumber; simulasi alat pengolahan air secara sederhana; serta pengetahuan tentang jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan, bersih dan sehat, serta pembagian paket makanan bergizi untuk anak balita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lopo Alekot: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

