Penyuluhan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dan Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue Sejak Usia Dini Di Sekolah Dasar Negeri TDM Kota Kupang
Keywords:
PHBS, DBD, SiswaAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kupang, dari tahun ke tahun jumlah penderita yang ditemukan tidak pernah nol. Hal tersebut terlihat pada data kasus DBD dari tahun pada tahun 2011 hinggga mencapai 251 kasus, dan puncak kasus terjadi pada periode bulan Noveber 2011 sampai Februari 2012 sebanyak 453 kasus. Dari kasus pada pada periode terakhir tersebut terdapat angka kematian sebanyak 9 orang atau Case Fatality Rate (CFR) sebesar 1,97% yang terjadi pada penderita usia 2 – 9 tahun. Berdasarkan data tersebut di atas, terlihat bahwa penderita hingga yang mengalami kematian akibat DBD, terbanyak pada usia sekolah terutama usia sekolah dasar. Tempat yang potensial terjadi penularan DBD, diantaranya adalah sekolah yang merupakan tempat berkumpulnya orang-orang yang berasal dari berbagai wilayah, sehingga kemungkinan terjadinya penularan virus Dengue oleh nyamuk Aedes sp cukup besar. Aktivitas nyamuk Aedes sp menggigit dan menghisap darah biasanya mulai pagi sampai petang hari, dengan dua puncak aktivitas antara pukul 09.00 –10.00 dan 16.00 – 17.00. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk terbentuknya pengetahuan siswa Sekolah Dasar Generasi Bangsa Kota Kupang, tentang PHBS dan pencegahan penyakit DBD. Metode yang digunakan melalui pengenalan bentuk jentik dan nyamuk Aedes sp dewasa, pemutaran film tentang penularan penyakit DBD, pembagian poster cara pencegahan penyakit DBD bagi siswa dan pihak sekolah. Hasil kegiatan terlihat antusiasme siswa dalam mengikuti penyuluhan sangat besar, hal ini terbukti dengan kehadiran dan keaktifannya sampai seluruh kegiatan selesai. Dari materi yang disampaikan dan pertanyaan yang diajukan diketahui bahwa siswa pada umumnya telah dapat memahami materi yang diberikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lopo Alekot: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

