Peningkatan Kualitas Sanitasi Lingkungan melalui Edukasi dan Intervensi Kesehatan Lingkungan di Desa Sahraen Kabupaten Kupang
Keywords:
sanitasi lingkungan, rumah sehat, jamban sehat, STBMAbstract
Permasalahan sanitasi lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Desa Sahraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang merupakan salah satu wilayah yang menghadapi berbagai masalah sanitasi seperti rumah tidak laik sehat, risiko pencemaran jamban, rendahnya angka bebas jentik, serta keterbatasan sarana air bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sanitasi lingkungan melalui pendekatan edukatif dan intervensi fisik. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, penyuluhan, survei kesehatan lingkungan terhadap 131 rumah tangga, analisis prioritas masalah menggunakan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), serta perbaikan sarana air bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 32,82% rumah belum memenuhi syarat rumah sehat, 42% jamban memiliki tingkat risiko pencemaran tinggi, dan enam RT memiliki Angka Bebas Jentik di bawah standar nasional. Kegiatan edukasi dan intervensi fisik mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dasar, perilaku cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah cair rumah tangga, serta pemberantasan sarang nyamuk. Kegiatan ini memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mendukung upaya peningkatan kualitas sanitasi secara berkelanjutan di Desa Sahraen.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lopo Alekot: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

