Studi Sarana Cuci Tangan dan Tindakan Masyarakat dalam Mencuci Tangan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Manutapen
Abstract
Cuci tangan pakai sabun merupakan langkah sederhana namun penting dalam mencegah penyebaran penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana cuci tangan dan Tindakan Masyarakat dalam mencuci tangan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Manutapen.
Jenis penelitian adalah deskriptif, variabel penelitian yaitu sarana cuci tangan dan tindakan masyarakat. Populasi yaitu semua rumah yang ada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Manutapen, dengan sampel yang diambil sebanyak 218 rumah. Data yang diambil dianalisa secara deskriptif untuk memberikan gambaran dari masing-masing variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 rumah (11,0%) yang memiliki sarana cuci tangan seperti air mengalir, sabun, kain lap/tisu, dan sebanyak 194 rumah (89,0%) tidak tersedia sarana cuci tangan sesuai dengan kriteria. Sedangkan tindakan masyarakat dalam mencuci tangan sebanyak 135 rumah (61,9%) dengan penghuni sudah melakukan cuci tangan, dan 83 rumah (38,1%) dengan penghuni belum melakukan cuci tangan. Masyarakat tidak mencuci tangan dengan air yang mengalir melainkan langsung mencuci pada ember/bokor.
Disimpulkan bahwa sebagian kecil rumah sudah memiliki sarana cuci tangan, sebagian besar rumah tidak tersedia sarana cuci tangan sesuai dengan kriteria. Sebagian besar rumah sudah melakukan cuci tangan sedangkan sebagian kecil belum melakukan cuci tangan. Disarankan agar masyarakat dapat membuat sarana sederhana sebagai sarana cuci tangan.





