Abstrak
Latar Belakang Perilaku merokok pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang penting karena dapat menyebabkan ketergantungan nikotin serta meningkatkan risiko berbagai penyakit. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, terutama teman sebaya, sehingga lebih mudah terlibat dalam perilaku merokok. Tujuan Mengetahui gambaran perilaku merokok pada siswa SMA Negeri 1 Ende. Bedasarkan frekuensi merokok, intensitas merokok, jumlah rokok yang dikonsumsi, situasi merokok, dan klasifikasi perilaku merokok. Metode Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ende pada bulan Mei 2026. Populasi penelitian berjumlah 151 siswa laki-laki kelas X dan XI yang memiliki perilaku merokok. Sampel sebanyak 110 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku merokok yang terdiri dari 23 pertanyaan dan dianalisis secara univariat. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki frekuensi merokok kategori ringan sebanyak 83 responden (75,5%), intensitas merokok kategori ringan sebanyak 65 responden (59,1%), jumlah rokok kategori ringan sebanyak 82 responden (74,5%), dan situasi merokok kategori ringan sebanyak 63 responden (57,3%). Secara keseluruhan, mayoritas responden termasuk kategori perokok ringan sebanyak 65 responden (59,1%). Kesimpulan Perilaku merokok pada siswa SMA Negeri 1 Ende didominasi oleh kategori perokok ringan. Upaya promosi kesehatan dan pencegahan merokok perlu terus ditingkatkan untuk mengurangi perilaku merokok pada remaja
Referensi
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Statistik Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2025.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Persentase Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Merokok Tembakau Tahun 2024.
Hariani, dkk. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja SMA.
Jasmine, M. M., Yunariyah, B., & Jannah, R. (2024). Faktor dominan yang menyebabkan perilaku merokok pada remaja.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024.
Littlecott, H. J., et al. (2023). Perceptions of friendship, peers and influence on adolescent smoking. BMC Public Health.
Masniati. (2021). Perilaku Petugas dalam Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok.
Megatsari, H., et al. (2023). Tobacco advertising, promotion and sponsorship and youth smoking behavior in Indonesia. BMC Public Health.
Munir, M. (2019). Gambaran perilaku merokok pada remaja laki-laki.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan.
Puspa Kusumaningsih, dkk. (2025). Perkembangan remaja dan pembentukan identitas diri pada usia sekolah.
Reong, Y., dkk. (2024). Gambaran perilaku merokok pada remaja sekolah menengah.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif.
World Health Organization. (2022). Adolescent Health

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Kelimutu Nursing Journal
