Abstrak
Tuberculosis Paru merupakan penyakit yang memiliki sifat menginfeksi melalui udara yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, penyakit ini menyerang saluran pernapasan sehingga dapat menyebabkan terjadinya masalah pada jalan napas. Salah satu tindakan yang dapat diberikan adalah manajemen airway atau manajemen jalan napas ditujukan untuk mengurangi komplikasi yang terkait dengan jalan napas seperti membebaskan jalan napas. Tujuan studi kasus agar dapat menerapkan manajemen jalan napas terhadap peningkatan bersihan jalan napas pada pasien TBC yang dirawat di RSUD Ende. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada pasien Tn. L.N.H dengan Tuberculosis Paru yang dirawat di RSUD Ende pada tanggal 08-10 Mei 2025. Hasil studi dilaksanakan berdasarkan pendekatan proses keperawatan pada pengkajian ditemukan data pasien Tn. L.N.H mengeluh batuk lendir berwarna kuning ± 1 bulan, nafsu makan menurun, mual, nyeri dada saat batuk, badan terasa lemah, kedua kaki terasa lemah dan berat, berat badan menurun BB sebelum sakit 60 kg dan saat sakit 46 kg. Masalah keperawatan yang muncul pada kasus Tn L.N.H adalah bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan napas. Setelah diberikan asuhan keperawatan maka didapatkan bahwa penerapan manajemen airway dapat membantu pasien dalam meningkatkan bersihan jalan napas yang tidak efektif.
Referensi
Artama, Tokan, Rif”atunnisa. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Promotif dan Preventif Risiko Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru (TB Paru). (2). Vol 3 http://jurnal.borneo.ac.id/index.php/NEOTYCE/article/view/4098
Alvinasyrah dkk, (2021). Jurnal Penelitian Perawat Profesional. Jurnal penelitian Perawat Profesional, 3(1), 153-158 DOI: https://doi.org/10.37287/jppp.v7i3
Asrianto dkk, 2020. Penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Dosay Sentani Barat Kab upaten Jayapura Tahun 2017-2019. ARTERI : Jurnal Ilmu Keseh atan. Jember.Diambil pada 8 September 2023 dari https://arteri.sinergis.org/arteri/article/view/117
Ashar Yulia, dkk. (2023). Penanggulangan Tb Paru Melalui Pemberdayaan Masyarakat. Jawa barat : CV Adanu Abimata.
All Rahman, 2022. Penatalaksanaan Batuk Efektif Tuberculosis Paru. Jurnal ilmiah kesehatan sandi husada. 539815283.pdf (core.ac.uk)
Daryaswanti, dkk. (2024). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (Sistem Respirasi dan Sistem Kardiovaskuler). Kota jambi : PT. Sonpedia Publishing Indonesia
Dinas kesehatan kabupaten ende. (2024). Jumlah Kasus Tuberkulosis Paru di kabupaten ende : Ende
Fitriani, dkk (2024). Implementasi Peningkatan Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tb Paru. Jawa tengah : PT MEDIA PUSTAKA INDO
Kardiyudiani dkk, (2019). KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH 1. Yogyakarta : PT. Pustaka Baru
Kleden, dkk. (2024). Analisis capaian pelayanan penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Nusa Tenggara Timur (4) No.1 https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/issue/view/274
Kementrian kesehatan RI, 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta, Kementrian Kesehatan RI.
Komariah. F. (2021). Kasus tbc 2022-2023 tertinggi sepanjang sejarah indonesia. https://www.rri.co.id/kesehatan/538681/kasus-tbc-2022-2023-tertinggi-sepanjang-sejarah-indonesia
Malewa, F., & Yartin, S. (2024). Asuhan Keperawatan Keluarga pada An. Z yang Menderita Penyakit Tuberkulosis (TB). Jurnal Kolaboratif Sains, 7(3), 1274-1284 DOI: https://doi.org/10.56338/jks.v7i3.4353
Munir Miftahul (2022). Terapi motivasi penderita tuberkulosis paru untuk peningkatan kepatuhan mengkonsumsi obat anti tuberkulosis (OAT). (2022). (n.p.): Rena Cipta Mandiri.
Ni’mah Lailatun, dkk. (2023). Keperawatan Klien Dewasa Sistem Kardiovaskuler, Respiratori, Hematologi. Jawa timur : Airlangga University Press
Priono Putra. (2024). Buku Ajar Blok Sistem Respirasi II. Yogyakarta : DEEPUBLISH DIGITAL
Puspita Dufa mifja (2023). Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Penerbit Selemba Madika, Jakarta
https://id.scribd.com/document/541828739/LP-Askep-TB-PARU
Rofi’i Muhamad (2021). Implementasi keperawatan tuberkulosis paru dengan bersihan jalan napas tidak efektif dan nutrisi tidak seimbang: kurang dari kebutuhan tubuh (4) No. 1 https://share.google/GWrcpKMfIIVrffcm3
Siagian & Christyaningsih. (2023). Herbal Daun Kelor, Vitamin D, dan Tuberkulosis Paru. Jawa tengah : PT Nasya Expanding Manajement
Saputri dan Oktariani (2023). Asuhan Keperawatan Pada pasien CA Paru Dengan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta (5) No. 2 https://share.google/ZIV2m7a9tKXdNRzEI
Supriatun & Insani. (2021). Pencegahan Tuberkulosis. Palembang: Lembaga Chakra Brahmana Lentera
Sari.Kartika.Girin dkk (2022).Tuberkulosis paru post wodec pleural efusion : laporan kasus.Palu : Tadulako University. (4) No 2 Issue : https://jurnal.fk.untad.ac.id/index.php/medpro/issue/view/43
Tewoldemedhin Breket dkk (2024). Persistent fever in tuberculosis: clinical experience and literature review. National Library of Medicine https://share.google/buZBsz9YM1blgXrnK
Tim. Pokja. SDKI. DPP. PPNI. (2017). Standar diagnosa keperawatan indonesia. Jakarta selatan : Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Indonesia
Tim. Pokja. SIKI. DPP. PPNI. (2018). Standar intervensi keperawatan indonesia. Jakarta selatan : Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Indonesia
World Health Organization. (2021). Kejadian TBC. https://www.who.int/teams/global-tuberculosis-programme/tb-reports/global-tuberculosis-report-2022/tb-disease-burden/2-1-tb-incidence
World Health Organization. (2022). Tuberkulosis – TB day 2022. https://www.who.int/indonesia/news/campaign/tb-day-2022/fact-sheets

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2025 Kelimutu Nursing Journal
