Abstrak
Halusinasi pendengaran merupakan masalah utama pada pasien skizofrenia yang memerlukan penanganan non-farmakologi yang tepat. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran di Wisma Nakula Sadewa, RSJ Grhasia Yogyakarta, serta membandingkan respons kedua pasien terhadap terapi musik campursari. Metode: Studi kasus terhadap dua pasien laki-laki dewasa terdiagnosis skizofrenia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan telaah rekam medis. Halusinasi diukur menggunakan AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale). Intervensi dilakukan dalam tiga pertemuan, masing-masing 40 menit, termasuk 15 menit mendengarkan musik. Hasil: Kedua pasien mengalami halusinasi pendengaran dengan riwayat kekambuhan akibat ketidakpatuhan minum obat. Setelah tiga sesi terapi musik campursari, skor AHRS Tn. SW menurun dari 27 (berat) menjadi 22 (sedang) dan Tn. P dari 33 (berat) menjadi 25 (sedang). Kedua pasien melaporkan perasaan lebih tenang dan halusinasi yang berkurang. Simpulan: Penerapan terapi musik campursari dalam asuhan keperawatan terbukti menurunkan skor AHRS pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran
Referensi
Dismayanti, N., Noor Rochman, F., Safira Maswaya, E., Affan Afsadien Muchammad, R., Anindita Berliyanti, E., & Wahyu Setya Budi, A. (2021). Senam kaki lansia dengan langgam Jawa untuk meningkatkan kesehatan kaki dan menurunkan tingkat stres lansia. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 9(2), 271–285.
Dwi Oktiviani, P. (2020). Masalah gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran di Ruang Rokan Rumah Sakit Jiwa Tampan. Repository Politeknik Kesehatan Riau. http://repository.pkr.ac.id/
Eisenlohr-Moul, T. A., Schmalenberger, K. M., Owens, S. A., Peters, J. R., Dawson, D. N., & Girdler, S. S. (2018). Perimenstrual exacerbation of symptoms in borderline personality disorder: Evidence from multilevel models. Psychological Medicine, 48(12), 2100–2100. https://doi.org/10.1017/S003329171800168X
Erlanti, & Suerni. (2024). Penerapan terapi musik terhadap penurunan tanda gejala halusinasi pendengaran pasien skizofrenia. [Jurnal Keperawatan Jiwa].
Mulia, M., Meilisa, & Damayanti, D. (2021). Penerapan terapi musik klasik terhadap pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan halusinasi. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI), 2(2).
Pardede, J. A., & Laia, B. (2020). Decreasing symptoms of risk of violent behavior in schizophrenia patients through group activity therapy. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(3), 291–300. https://doi.org/10.32584/jikj.v3i3.621
Permata, A. D., & Maliya, A. (2024). Pengaruh terapi musik langgam Jawa terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Malahayati Nursing Journal, 6(7), 2917–2925. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i7.12845
PPNI. (2018). Standar intervensi keperawatan Indonesia: Definisi dan tindakan keperawatan (Edisi 1). DPP PPNI.
Pradana, & Riyana. (2024). Pengaruh terapi musik terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. [Jurnal Keperawatan].
Sari, N. Y. (2019). Pengaruh terapi okupasi terhadap gejala halusinasi pendengaran pada pasien rawat inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 7(1), 33. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v7i1.58
Vidyawati, A., & Hasanah, M. (2019). Efektivitas musik klasik untuk menciptakan suasana hati positif pada siswa SMP Semen Gresik. PSIKOSAINS: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi, 14(1), 71. https://doi.org/10.30587/psikosains.v14i1.934
Wardani, H. S., Rahayu, D. E., & Indriani, R. (2024). Pengaruh terapi musik langgam Jawa, campursari, dan sape terhadap kecemasan ibu hamil aterm di wilayah kerja Puskesmas Mojo. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.24853/myjm.5.1.1-11
Widiyono. (2021). Betapa menakjubkannya terapi musik bagi kesehatan. Lima Aksara.
Wijayanto, W., & Agustina, M. (2019). Efektivitas terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 7(1).
Yang, T., et al. (2022). Marital status and social support in the recovery of patients with mental illness. Journal of Psychiatric Research, [vol], [hal].

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Kelimutu Nursing Journal
