Implementasi E-Learning P2TB Berbasis Qr- Code Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tb Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Weekarou Kabupaten Sumba Barat

Authors

  • Alfaridzi Juniandro Ngailo Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-6554-7459
  • Wanto Paju Poltekkes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31965/jks.v5i1.2685

Keywords:

Tuberkulosis paru, E-Learning P2TB, QR-Code, Pengetahuan, Kepatuhan pengobatan

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan merupakan faktor yang dapat menghambat keberhasilan terapi. Pemanfaatan media edukasi digital seperti E-Learning P2TB berbasis QR-Code diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pasien TB paru.Tujuan: Menggambarkan implementasi E-Learning P2TB berbasis QR-Code dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Weekarou, Kabupaten Sumba Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua pasien TB paru. Intervensi berupa E-Learning P2TB berbasis QR-Code diberikan selama tujuh hari dengan frekuensi menonton video edukasi dua kali sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, serta pengukuran tingkat pengetahuan dan kepatuhan menggunakan kuesioner. Hasil: Sebelum intervensi, pasien pertama memiliki skor pengetahuan 3 dan kepatuhan 4, sedangkan pasien kedua memiliki skor pengetahuan 2 dan kepatuhan 4. Setelah pemberian intervensi selama tujuh hari, terjadi peningkatan pengetahuan pada kedua pasien sehingga mampu menjelaskan kembali informasi mengenai TB paru, cara pencegahan penularan, pentingnya kepatuhan pengobatan, serta efek samping OAT. Skor kepatuhan kedua pasien meningkat menjadi 10 (kategori baik). Dukungan keluarga juga berperan dalam meningkatkan kepatuhan melalui pengawasan minum obat dan pemberian motivasi selama pengobatan. Kesimpulan: Implementasi E-Learning P2TB berbasis QR-Code efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru. Media edukasi digital ini dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi keperawatan yang mudah diakses, menarik, serta mendukung keberhasilan terapi dan pencegahan penularan TB paru.

Downloads

Published

2026-07-30

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.