Implementasi E-Learning P2TB Berbasis Qr- Code Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tb Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Weekarou Kabupaten Sumba Barat
DOI:
https://doi.org/10.31965/jks.v5i1.2685Keywords:
Tuberkulosis paru, E-Learning P2TB, QR-Code, Pengetahuan, Kepatuhan pengobatanAbstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan merupakan faktor yang dapat menghambat keberhasilan terapi. Pemanfaatan media edukasi digital seperti E-Learning P2TB berbasis QR-Code diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pasien TB paru.Tujuan: Menggambarkan implementasi E-Learning P2TB berbasis QR-Code dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Weekarou, Kabupaten Sumba Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua pasien TB paru. Intervensi berupa E-Learning P2TB berbasis QR-Code diberikan selama tujuh hari dengan frekuensi menonton video edukasi dua kali sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, serta pengukuran tingkat pengetahuan dan kepatuhan menggunakan kuesioner. Hasil: Sebelum intervensi, pasien pertama memiliki skor pengetahuan 3 dan kepatuhan 4, sedangkan pasien kedua memiliki skor pengetahuan 2 dan kepatuhan 4. Setelah pemberian intervensi selama tujuh hari, terjadi peningkatan pengetahuan pada kedua pasien sehingga mampu menjelaskan kembali informasi mengenai TB paru, cara pencegahan penularan, pentingnya kepatuhan pengobatan, serta efek samping OAT. Skor kepatuhan kedua pasien meningkat menjadi 10 (kategori baik). Dukungan keluarga juga berperan dalam meningkatkan kepatuhan melalui pengawasan minum obat dan pemberian motivasi selama pengobatan. Kesimpulan: Implementasi E-Learning P2TB berbasis QR-Code efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada pasien TB paru. Media edukasi digital ini dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi keperawatan yang mudah diakses, menarik, serta mendukung keberhasilan terapi dan pencegahan penularan TB paru.Downloads
Published
2026-07-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


