Pelaksanaan Relaksasi Napas Dalam dengan Meniup Baling-Baling pada Anak Post Operasi: Case Study
DOI:
https://doi.org/10.31965/jks.v5i1.2684Keywords:
Anak, Nyeri, Post operasi, Relaksasi nafas dalam, Baling-balingAbstract
Latar Belakang: Nyeri pasca operasi merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami anak selama menjalani perawatan di rumah sakit. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan untuk membantu menurunkan intensitas nyeri. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah relaksasi napas dalam melalui permainan meniup baling-baling. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan teknik relaksasi napas dalam dengan meniup baling-baling dalam menurunkan nyeri pada anak post operasi. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus terhadap dua anak post operasi yang dirawat di RSUP Fatmawati Jakarta. Intensitas nyeri diukur menggunakan Face, Legs, Activity, Cry, Consolability (FLACC). Intervensi dilakukan selama lima menit menggunakan media baling-baling dan observasi dilakukan sebelum, selama, dan setelah intervensi. Hasil: Kedua subjek menunjukkan perubahan skor nyeri setelah dilakukan relaksasi napas dalam dengan meniup baling-baling. Pada Subjek I, skor Face, Legs, Activity, Cry, Consolability (FLACC) menurun dari 6 sebelum intervensi menjadi 5 selama intervensi dan 3 setelah intervensi. Pada Subjek II, skor FLACC sebesar 7 sebelum intervensi, tetap 7 selama intervensi, kemudian menurun menjadi 5 setelah intervensi. Selain perubahan skor FLACC, kedua anak tampak lebih tenang, lebih kooperatif, dan lebih mudah dialihkan perhatiannya dari sensasi nyeri. Kesimpulan: Relaksasi napas dalam melalui permainan meniup baling-baling berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan nyeri pada anak post operasi.Downloads
Published
2026-07-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


